*LABUHAN MARINGGAI* 15Agustus 2026. Dalam rangka menyambut musim panen, Gapoktan “Sarana Tani” Desa Sri Minosari, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur menggelar Musyawarah Persiapan Panen bersama Ketua Kelompok Tani dan Perental Kombet se-desa, pada [isi tanggal] malam di [isi tempat].
Musyawarah yang berlangsung dengan suasana kekeluargaan ini dihadiri oleh pengurus Gapoktan, perwakilan kelompok tani, serta para pemilik dan operator mesin perontok padi / kombet dari wilayah Dsn 1 dan Dsn 2 Desa Sri Minosari.
*Ketua Gapoktan Sarana Tani* Suyanto dalam sambutannya menyampaikan bahwa musyawarah ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan menyusun strategi agar panen tahun ini berjalan lancar, tidak ada konflik, dan petani mendapatkan harga yang layak.
“Panen ini rezeki kita bersama. Makanya kita duduk bareng dulu. Biar jadwal kombet tertib, harga tidak dijatuhkan tengkulak, dan keamanan sawah terjaga,” ujar Suyanto.
*Beberapa poin penting yang disepakati dalam musyawarah:*
1. *Penjadwalan Kombet*: Dibuat jadwal bergilir antar kelompok tani. Perental kombet menyepakati tarif Rp2 juta /Ha dengan prioritas lahan yang sudah siap panen lebih dulu.
2. *Pemasaran Gabah*: Petani sepakat menjual hasil panen secara kolektif melalui Gapoktan agar harga stabil dan tidak ditekan tengkulak.
3. *Keamanan*: Dibentuk posko dan jadwal ronda malam selama musim panen untuk mengantisipasi pencurian gabah.
4. *Infrastruktur*: Warga sepakat bergotong royong memperbaiki jalan usaha tani sebelum kombet masuk ke sawah.
5. *Dana Operasional*: Disepakati iuran ringan per petani untuk biaya BBM, konsumsi, dan kebersihan lingkungan panen.[isi]
Para perental kombet juga berkomitmen mendukung kelancaran panen dengan menyiapkan teknisi dan stok BBM agar tidak terjadi keterlambatan.
Dengan semangat “Sinergi Ulama, Umaro dan Masyarakat” seperti yang digaungkan di Desa Sri Minosari, diharapkan panen raya tahun ini dapat memberikan kesejahteraan bagi seluruh petani.
“Semoga panen ini melimpah, berkah, dan membawa kemakmuran untuk Kampung Cinta Bombay,” tutup Suyanto Ketua Gapoktan Sarana Tani.
Muhamad jahri












