BeritaLampung Timur

LAKA LANTAS ADU BANTENG DI JALAN DESA SRIMINOSARI, DUA SISWA SMK VS WARGA MUARA GADING MAS LUKA SERIUS

Avatar
525
×

LAKA LANTAS ADU BANTENG DI JALAN DESA SRIMINOSARI, DUA SISWA SMK VS WARGA MUARA GADING MAS LUKA SERIUS

Sebarkan artikel ini

LAKA LANTAS ADU BANTENG DI JALAN DESA SRIMINOSARI, DUA SISWA SMK VS WARGA MUARA GADING MAS LUKA SERIUS

 

*LABUHAN MARINGGAI, LAMPUNG TIMUR -* Kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) adu banteng kembali terjadi di Jalan Desa Sriminosari, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur.

 

Kejadian tersebut terjadi pada *Kamis, 24 September 2026, sekitar pukul 14.00 WIB.* Kecelakaan melibatkan dua sepeda motor, yakni *Suzuki Shogun* yang dikendarai dua orang siswa *SMK Darul Hidayah Sriminosari* melawan *Honda Beat* yang dikendarai warga *Muara Gading Mas.*

 

Menurut keterangan warga di lokasi kejadian yang melihat langsung, kronologis berawal saat motor Suzuki Shogun yang dikendarai *L (17) dan D (17)* keduanya siswa SMK Darul Hidayah, melaju dari arah utara.

 

Saat itu, motor Shogun berusaha menyalip mobil yang ada di depannya. Nahas, saat menyalip tanpa disadari dari arah berlawanan (dari arah selatan) melaju kencang motor Honda Beat yang dikendarai *IC (17)*, warga Muara Gading Mas. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan adu banteng pun tak terhindarkan.

 

> “Motor Shogun itu mau nyalip mobil pak, kenceng. Dari depan tiba-tiba ada Beat, langsung brak adu banteng. Anak-anaknya langsung terkapar di jalan, lukanya parah,” ujar salah satu warga Sriminosari di TKP.

 

Akibat benturan keras tersebut, ketiga korban mengalami luka yang sangat serius. Dua siswa SMK Darul Hidayah dan satu warga Muara Gading Mas langsung dilarikan warga ke Puskesmas / Rumah Sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis.

 

Kondisi kedua motor juga ringsek parah di bagian depan akibat adu banteng.

 

*WARGA RESAH, MINTA TINDAKAN TEGAS*

 

Seringnya terjadi kecelakaan di Jalan Desa Sriminosari hingga merenggut nyawa yang melibatkan siswa sekolah dan warga, membuat warga setempat resah.

 

Warga berharap kepada pihak terkait , untuk memberikan tindakan penegakan aturan yang tegas khususnya pengendara di bawah umur

 

Warga meminta agar dibuatkan aturan yang jelas, seperti pembatasan kecepatan, pemasangan polisi tidur, rambu-rambu, dan razia knalpot brong serta penertiban pelajar di bawah umur yang membawa motor ke sekolah, demi kepentingan dan keselamatan masyarakat banyak.

 

Hingga berita ini diturunkan, kasus laka lantas tersebut sudah ditangani pihak kepolisian.

 

Muhamad Jahri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *