BeritaLampung Timur

YUDA ISWANTO (22) NELAYAN ASAL KAWATAN YANG HILANG DI LAUT WAY SEPUTIH DITEMUKAN MENINGGAL DUNIA

Avatar
478
×

YUDA ISWANTO (22) NELAYAN ASAL KAWATAN YANG HILANG DI LAUT WAY SEPUTIH DITEMUKAN MENINGGAL DUNIA

Sebarkan artikel ini

YUDA ISWANTO (22) NELAYAN ASAL KAWATAN YANG HILANG DI LAUT WAY SEPUTIH DITEMUKAN MENINGGAL DUNIA

 

*TULANG BAWANG / LAMPUNG TIMUR -* Kabar duka. Yuda Iswanto (22), nelayan asal Desa Kawatan, Kecamatan Labuhan Maringgai yang dilaporkan jatuh ke laut dari KM Rasti Jaya, akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

 

Jenazah korban ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada hari *Minggu, 20 September 2026 sekira pukul 16.20 WIB* di Perairan Way Seputih, Tulang Bawang.

 

Dari laporan resmi Komandan http://KP.XXV-1010 Kuala Seputih kepada Direktur Polairud Polda Lampung, pada hari Minggu 20 September 2026 sekira pukul 08.00 WIB, Tim SAR gabungan melaksanakan pencarian hari ke-2 terhadap korban orang jatuh ke laut.

 

Tim yang terlibat terdiri dari:

1. Personel http://KP.XXV-1010 Kuala Seputih

2. Personel http://KP.XXV-1006 Sungai Burung

3. Basarnas Tulang Bawang

4. Masyarakat Nelayan Setempat

 

Sekira pukul 16.20 WIB, saat melakukan penyisiran di wilayah perairan Way Seputih, tim melihat sesosok yang mencurigakan mengapung. Setelah dihampiri dan diidentifikasi, dipastikan sosok tersebut adalah *Yuda Iswanto*, ABK KM Rasti Jaya yang hilang sejak Sabtu dini hari.

 

Selanjutnya jenazah korban dievakuasi dan dibawa ke *Pangkalan http://KP.XXV-1010 Kuala Seputih.*

 

Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi badan masih lengkap (utuh).

 

Orang tua korban, *Bapak Wagimin*, menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu proses pencarian hingga penemuan anaknya.

 

_”Saya atas nama keluarga, Wagimin orang tua Yuda Iswanto, mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak-bapak dari Polairud http://KP.XXV-1010 Kuala Seputih, http://KP.XXV-1006 Sungai Burung, Basarnas Tulang Bawang, Posal Labuhan Maringgai, Camat dan Kapolsek labuhan maringgai dan seluruh masyarakat nelayan yang sudah membantu mencari anak saya hingga ditemukan. Semoga Allah membalas kebaikan bapak-bapak semua,”_ ujar Wagimin dengan suara bergetar.

 

Rencananya jenazah akan dibawa ke rumah duka di Desa Kawatan, Labuhan Maringgai untuk segera dimakamkan.

 

Muhamad Jahri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *