BeritaLAMPUNG

Stop Hoax & Ujaran Kebencian!

Avatar
231
×

Stop Hoax & Ujaran Kebencian!

Sebarkan artikel ini

Di era digital, HP di genggaman bisa jadi ladang pahala atau ladang masalah. Menyikapi maraknya berita tidak akurat + ujaran kebencian di media sosial, Tim SERGAP BUSER Lampung Timur mengimbau seluruh warga, khususnya Mitra Media Sergap Buser, untuk lebih bijak bermedia sosial.

 

“Jempol kita ngetik, tapi hukum yg kerja” – itu pesan utama kami.

 

*1. Larangan Sebar Berita Tidak Akurat/Hoax*

Setiap warga negara dijamin kebebasan pers & berpendapat. Tapi kebebasan itu ada batasnya. Menyebar berita bohong, editan, atau narasi provokatif tanpa cek fakta = melanggar hukum.

 

*Payung hukumnya jelas:*

– *UU ITE Pasal 28 ayat 1*: Ancaman 6 tahun penjara + denda 1 Miliar bagi yg sengaja nyebar berita bohong yg meresahkan masyarakat.

– *KUHP Pasal 14 & 15*: Ancaman 10 tahun penjara bagi penyebar “berita bohong” yg bikin kegaduhan.

 

*2. Larangan Ujaran Kebencian/Hate Speech*

Ngehina, memfitnah, SARA, adu domba sesama warga ,lewat komentar FB, WA, TikTok = bukan “ekspresi bebas”. Itu pidana.

 

*Payung hukumnya:*

– *UU ITE Pasal 27 ayat 3*: Pencemaran nama baik. Ancaman 4 tahun penjara.

– *UU ITE Pasal 28 ayat 2*: Ujaran kebencian SARA. Ancaman 6 tahun penjara.

 

3. Tips Bijak Bermedsos dari SERGAP BUSER:

Sebelum share atau komen, tanya 3 hal ini dulu ke diri sendiri:

– BENAR? Udah cek ke 2 sumber terpercaya belum? Ada bukti foto/video asli gak?

– BERMANFAAT? Komentar lu ngebangun atau ngebakar?

– *BERETIKA?* Kalau dibaca anak lu, lu bangga gak?

 

Kritik ke pejabat boleh, marah ke kebijakan boleh, asal pake data + fakta + bahasa santun.

 

Ingat lur: Medsos itu alun-alun digital. Kalau di alun-alun beneran kita gak berani teriak fitnah, di HP juga jangan.

 

Mari jaga Sriminosari, Labuhan Maringgai tetap adem ayem. Beda pendapat boleh, beda hati jangan.

 

Penulis: M.JAHRI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *