LABUHAN MARINGGAI, LAMPUNG TIMUR* – Pasar malam di Desa Srigading, Kecamatan Labuhan Maringgai, kembali jadi pusat keramaian warga. Salah satu wahana yang paling menyedot perhatian sekaligus bikin nyali ciut adalah rumah hantu *”Kurnia Jaya”*.
Dari luar saja suasananya sudah mencekam. Lampu neon merah menyala terang mengelilingi bangunan berdesain rumah bata. Di bagian atas terpampang mural kuntilanak bermuka seram menggendong bayi, lengkap dengan pohon mati dan rumah angker sebagai latar. Tak ketinggalan, patung buto bermata melot dengan lidah menjulur menghiasi sisi kanan pintu masuk.
Meski terlihat menyeramkan, wahana ini justru jadi magnet pengunjung. Banyak remaja dan pasangan muda rela antre demi uji nyali. Tapi ceritanya beda buat anak kecil.
Di foto yang diambil tim SBTV Lampung, terlihat seorang ibu menggendong anaknya cepat-cepat lewat depan pintu masuk. Bocah berhoodie putih yang duduk di depan wahana juga tampak waspada, seolah takut kalau-kalau hantu beneran keluar.
“Anak saya nangis pas keluar. Katanya ada yang narik baju dari belakang. Padahal kan itu efek suara sama orang bayaran,” cerita Sum pecel lele salah satu pengunjung.
Papan pengumuman di depan pintu juga menegaskan wahana ini bukan untuk yang bernyali kecil. Tulisan “PERHATIAN” lengkap dengan larangan membawa senjata tajam, merokok, dan miras terpampang jelas. Pihak pengelola *Kurnia Jaya* menulis: _”Barang hilang/rusak resiko sendiri.”_
Meski bikin takut, rumah hantu tetap jadi hiburan favorit di pasar malam. Suara jeritan pengunjung yang keluar dari lorong gelap justru menambah keramaian dan tawa penonton di luar.
Muhamad jahri












