BeritaLampung Tengah

Diduga Ada Penyelewengan Dana BUMK dan KETAPANG, Warga Sendang Asih Minta Inspektorat Lamteng Audit

Avatar
212
×

Diduga Ada Penyelewengan Dana BUMK dan KETAPANG, Warga Sendang Asih Minta Inspektorat Lamteng Audit

Sebarkan artikel ini

SERGAPBUSER.COM, LAMPUNG TENGAH – Pengelolaan dana pemerintah di Kampung Sendang Asih, Kecamatan Sendang Agung, Kabupaten Lampung Tengah disorot warga. Sejumlah anggaran yang digelontorkan untuk BUMK/BUMDes dan program KETAPANG diduga tidak transparan dan belum ada kejelasan pertanggungjawaban.

 

 

Hal itu disampaikan salah satu Aparatur Kampung Sendang Asih yang namanya enggan disebutkan kepada media, Senin 28 Juli 2026.

 

Menurut narasumber, dana BUMK Kampung Sendang Asih berkisar lebih dari Rp300.000.000. Namun hingga saat ini tidak ada kejelasan penggunaan dan laporan keuangannya.

 

 

“Yang miris, dana BUMK yang nilainya ratusan juta itu tidak jelas. Apalagi ada informasi dana sekitar Rp80.000.000 dipakai oleh Kepala Kampung PAW, Bapak Gunanto.,” ujarnya

 

 

Terkait kepengurusan BUMK, narasumber menyebut sudah beberapa kali berganti. Awalnya diketuai oleh Puji, kemudian digantikan Agus dari Dusun 009. Saat ini posisi Ketua BUMK dijabat Bapak Nasihin dan Bendahara dijabat Saudara Bejo.

 

 

Selain BUMK, sorotan juga mengarah ke program KETAPANG yang diketuai oleh Purwanto dari Dusun 004. Anggaran program ini disebut mencapai lebih dari Rp200.000.000.

 

“Ada 50 ekor kambing dari anggaran KETAPANG. 20 ekor diantaranya dijual oleh pengurus tanpa koordinasi dengan kelompok. Kami menduga ada kerjasama dengan Kepala Kampung Gunanto,” jelasnya.

 

Narasumber juga menduga adanya manipulasi data. Ia mencontohkan saat diajak survei ke kandang salah satu peternak warga atas nama Baron untuk keperluan pengambilan foto dan dokumen.

 

 

Tidak hanya itu, anggaran ayam petelur yang seharusnya menjadi PAD – Pendapatan Asli Desa juga belum ada laporan dan hasilnya sampai saat ini. Begitu pula dengan PAD dan BHP tahun 2026 yang rencananya untuk belanja ATK/APK belum direalisasikan.

 

 

“Kami berharap kepada Inspektorat dan Tipikor Lampung Tengah untuk melakukan cek dan audit mendalam serta lebih rinci. Ketua BPK Kampung juga sudah berulang kali menyampaikan, tapi belum ada respon dan tindakan positif,” tegasnya.

 

Gunato kepala kampung sendang asih, Saat dikonfirmasi melalui Via telepon WhatsApp, membenarkan adanya dugaan penyelewengan oleh pengurus Ketapang, “iya bang sudah saya buat surat pengembalian diatas matrai” kalau gak dikembalikan kan resiko dia ungkapnya,

 

 

Sementara itu mengenai kerjasama, dirinya membantah “ada orang yang gak seneng bang karna kita dapat bantuan bangunan segala macam imbuh gunato,

 

Lanjutnya mengenai uang BUMK udah saya selesaikan bang, Saya pusing gara-gara duit sedikit, saya kirim ke rekening BUMK, “terserah mereka kalau dilasanakan dengan benar mereka selamat,. Gunato juga menambahkan bahwa bulan agutus ini pihak inspektorat akan turun, tutupnya.

 

Hingga berita ini diturunkan, Ketua BUMK, dan Ketua KETAPANG belum dapat dikonfirmasi.

 

Warga berharap aparat penegak hukum dan lembaga pengawas segera turun untuk memastikan penggunaan dana desa berjalan sesuai aturan dan transparan demi kemajuan Kampung Sendang Asih. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *