BeritaLampung Timur

NARKOBA MENGANCAM GENERASI DI WILAYAH KECAMATAN MARGA SEKAMPUNG, WARGA: KAMI TAKUT BICARA

Avatar
338
×

NARKOBA MENGANCAM GENERASI DI WILAYAH KECAMATAN MARGA SEKAMPUNG, WARGA: KAMI TAKUT BICARA

Sebarkan artikel ini

LAMPUNG TIMUR ,7 juli 2026, Sementara kita sibuk bicara pembangunan, di sudut-sudut Kecamatan Marga Sekampung, Lampung Timur ada “bom waktu” yang terus berdetak: NARKOBA.

 

Saat tim media ini berkunjung ke salah satu desa di Kecamatan Marga Sekampung, keluhan yang sama terdengar. Para tokoh masyarakat dan warga mengaku cemas melihat masa depan generasi penerus terancam.

 

“Narkoba sudah beredar. Sasarannya anak-anak kita. Tapi kami hanya bisa diam. Takut. Takut diintimidasi, takut keselamatan keluarga terancam,” ujar salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan karena alasan keamanan.

 

#### *Generasi Kita Sedang Dibantai Pelan-Pelan*

Keprihatinan itu bukan tanpa alasan. Orang tua hanya bisa menangis melihat anaknya terjerumus.

 

“Masa depan anak-anak kami hancur, tapi kami tak berdaya,” ucap warga tersebut dengan nada lirih.

 

Seorang tokoh masyarakat setempat menambahkan, dampak narkoba jauh lebih luas dari sekadar kesehatan.

 

“Narkoba tidak hanya merusak otak. Ia melahirkan pencuri, pemalak, bahkan tindak kriminal. Ia merusak moral satu kampung,” tegasnya.

 

Pertanyaannya kini: Sampai kapan masyarakat harus diam hanya karena rasa takut?

 

#### *Tantangan Untuk Aparat: Buktikan Taring Hukum*

Kami mengapresiasi upaya Polres Lampung Timur dan BNNK yang selama ini telah melakukan penangkapan dan razia.

 

Namun di lapangan, keresahan warga masih besar.

“Kenapa bandarnya masih ada? Ini bukan rahasia umum lagi. Peredarannya masih berjalan, walau tertutup rapi,” lanjut sumber tersebut.

 

Karena itu, masyarakat Marga Sekampung berharap pihak terkait segera mengambil sikap tegas:

 

1. *Sikat Bandar Besar*: Jangan hanya menyasar pemakai dan kurir. Kejar dan proses hukum otaknya.

2. *Tutup Sarang Peredaran*: Lokasi yang diduga menjadi tempat transaksi harus ditindak tegas. Jika perlu, cabut izin usahanya.

3. *Tanpa Tebang Pilih*: Penegakan hukum harus sama. Tidak memandang siapa anaknya, siapa “bekingannya”.

 

“Jangan tunggu viral dulu baru bergerak. Jangan tunggu ada korban baru dianggap darurat,” harapnya.

 

#### *PESAN TERAKHIR*

Kepada orang tua: Awasi dan jaga anak.

Kepada sekolah: Gencarkan edukasi bahaya narkoba.

Kepada masyarakat: Berani lapor. Saluran pengaduan dijamin kerahasiaannya.

 

Dan kepada pihak terkait: Ini ujian. Buktikan bahwa seragam bukan hanya untuk seremonial. Buktikan sumpah melindungi rakyat masih dijaga.

 

Karena jika generasi ini hancur karena narkoba, 10 tahun lagi siapa yang akan membangun Lampung Timur?

 

*LAWAN NARKOBA! SELAMATKAN ANAK BANGSA SEBELUM TERLAMBAT!*

 

*Muhammad Jahri*

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *